Tampilkan postingan dengan label Promo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Promo. Tampilkan semua postingan

Beginilah Cara Google Bikin Karyawan Betah

Perusahaan mana yang tidak ingin karyawannya setia, produktif, dan betah bekerja di kantor? Karena itulah, perusahaan yang baik dan sehat pasti berusaha menjaga iklim kerja dan semangat para karyawannya dengan memberikan tunjangan serta fasilitas terbaik bagi mereka.

Hal ini pun dilakukan oleh perusahaan-perusahaan teknologi yang berbasis di Silicon Valley, California, AS. Salah satunya adalah Google.

Selain dikenal baik hati kepada para karyawannya, Google juga menjadi salah satu perusahaan teknologi yang paling diincar oleh para pencari kerja. Betapa tidak? Tunjangan-tunjangan serta fasilitas yang diberikan oleh perusahaan yang didirikan oleh Larry Page dan Sergey Brin ini mampu menjamin para karyawannya hidup senang, tenang, dan berkecukupan. Tampaknya tak ada hal lain yang perlu dikhawatirkan oleh para Googler (karyawan Google), kecuali pekerjaan mereka.

Apa saja fasilitas yang bisa dinikmati oleh para Googler?

Google menyediakan transportasi gratis bagi para Googler yang tinggal di sekitar Mountain View, dekat dengan lokasi Googleplex (kantor Google). Google juga menyediakan fasilitas pangkas rambut gratis di kantor bagi para karyawannya yang sibuk. Mereka tak perlu pergi ke salon sendiri dan antre untuk memangkas rambut atau poninya yang sudah mulai panjang.

Agar para Googler bisa benar-benar beristirahat di akhir pekan, Google menyediakan fasilitas laundry dan layanan dry cleaning di kantornya. Jadi, bukan hal aneh jika setiap akhir pekan para karyawan membawa pakaian kotornya ke Googleplex.

Di Googleplex, karyawan juga bisa bersantai sambil bermain ping pong, biliar, dan foosball alias table football. Meja-meja permainan ini terletak di beberapa tempat dalam gedung. Bagi para Googler yang hobi "berolahraga jempol", Google juga menyediakan perlengkapan video game.

Kalau mau, karyawan Google boleh membawa hewan peliharaannya ke kantor. Akan tetapi, yang satu ini rasanya sulit jika ingin sering dilakukan karena bekerja sambil mengawasi hewan peliharaan bukan hal yang mudah dilakukan. Untuk menyambut akhir pekan, setiap Jumat, para Googler biasa berkumpul bersama sambil minum bir dan anggur gratis.

Seru, tetapi itu belum apa-apa. Masih banyak tunjangan dan fasilitas yang dapat dinikmati oleh para Googler. Daftarnya dilansir oleh Business Insider dan pasti membuat Anda bermimpi untuk bekerja di sana.

Makanan dan minuman gratis

Makan siang gratis di kantor karyawan mungkin hal yang sudah biasa di banyak kantor. Nah, di Googleplex, selain makan siang, sarapan dan makan malam pun selalu tersedia bagi karyawan. Ini karena lokasi kantor Google agak jauh dari restoran. Fasilitas yang satu ini membuat para Googler bisa menghemat waktu dan uang mereka.

Googleplex juga dilengkapi dapur-dapur kecil yang menyediakan kopi, snack, dan minuman bagi para karyawan. Dapur-dapur itu ditempatkan berdekatan dengan ruang kerja karyawan agar Googler tak perlu pergi jauh dari mejanya untuk mengambil makanan. Intinya, perut para penghuni Googleplex dijamin selalu kenyang.

Jaminan kesehatan

Agar karyawannya tetap bugar, Google menyediakan gym dan kolam renang di lingkungan kantornya. Tak tanggung-tanggung, kolam renang itu dijaga oleh petugas khusus untuk memastikan keselamatan para penggunanya. Karyawan Google yang tidak enak badan atau terluka saat bekerja juga bisa membuat janji dengan dokter di Googleplex.

Meskipun bekerja di Google terlihat sangat menyenangkan, para karyawan juga punya tanggung jawab yang besar dan dituntut untuk berkinerja baik. Karena itu, pekerjaan juga bisa membuat mereka pusing. Namun, ketika sukses menyelesaikan suatu proyek dengan baik, mereka bisa menikmati bonus pijat selama 1 jam dari therapist yang disewa Google.

Aturan 80/20

Aturan Google yang satu ini sangat terkenal. Google menuntut para karyawannya untuk menghabiskan 80 persen waktu kerja di kantor untuk mengerjakan pekerjaan mereka, dan meluangkan 20 persen sisanya untuk mengerjakan proyek khusus sesuai passion mereka. Artinya, dalam waktu kerja standar selama seminggu, ada satu hari penuh yang dapat mereka gunakan untuk mengerjakan proyek di luar pekerjaan utama mereka.

Google banyak mengembangkan teknologi masa depan di Google Labs. Menurut Google, kebanyakan teknologi canggih itu justru berawal dari proyek-proyek "sampingan" para karyawan dalam program 20 persen itu.

Bertemu banyak orang pintar

Karyawan Google adalah orang-orang yang pintar. Di Googleplex, mereka juga terbiasa bertemu dan bekerja dengan orang-orang pintar lainnya, termasuk Larry Page dan Sergey Brin. Googler juga sudah terbiasa bertemu dan bekerja dengan para pemimpin, pemikir, dan seleb di industri teknologi.

Meskipun para karyawannya sudah pintar, Google tetap mendorong mereka untuk selalu belajar. Salah satu buktinya, pintu kamar mandi dan bagian atas urinoir dalam toilet kantor mereka dihiasi berbagai puzzle dan tips seputar coding. Rupanya para Googler juga percaya bahwa toilet merupakan salah satu tempat terbaik untuk menemukan inspirasi.

TechStop

TechStop adalah unit tech-support yang dijaga oleh para spesialis TI terbaik di Googleplex. Di sana, para karyawan yang mendapat kesulitan berhubungan dengan hardware dan software bisa meminta pertolongan. TechStop buka 24 jam dalam sehari dan 7 hari dalam seminggu. Urusan TI sepele sekalipun akan dilayani di tempat ini, termasuk ketika karyawan lupa membawa charger laptop-nya ke kantor.

Cuti melahirkan dan punya anak

Pepatah "banyak anak banyak rezeki" tampaknya berlaku bagi para Googler. Sementara kantor-kantor lain hanya memberikan cuti melahirkan kepada para karyawan perempuan, Google juga bermurah hati memberikan cuti "menyambut anak" bagi para karyawan laki-lakinya.

Google memberikan hadiah "libur" selama 6 minggu, dan tetap digaji, kepada Googler laki-laki yang istrinya melahirkan. Sementara itu, kepada Googler perempuan yang baru melahirkan, Google memberikan libur selama 18 minggu setelah sang anak lahir.

Bukan itu saja. Setelah kelahiran sang anak, karyawan juga mendapatkan bonus untuk meringankan biaya-biaya membeli kebutuhan bayi. Setelah sang ibu kembali bekerja, dia bisa membawa bayinya ke kantor dan menitipkannya di fasilitas Day Care yang disediakan di Googleplex.

Tunjangan kematian

Google menjamin kesejahteraan karyawannya, bahkan sampai mereka meninggal dunia. Ketika ada Googler yang meninggal dunia, perusahaan akan mencairkan asuransi jiwa karyawan dan memberikannya kepada keluarga yang ditinggalkan. Google juga akan membayarkan setengah dari gaji karyawan tersebut kepada suami/istrinya yang ditinggalkan hingga 10 tahun ke depan. Selain itu, Google juga akan memberikan tunjangan sebesar 1.000 dollar AS yang diberikan setiap bulan kepada anak-anak almarhum.

Jadi, siapa yang ingin bekerja di Googleplex?

Microsoft Kembangkan "TV Xbox"


Xbox awalnya hanya sekadar mesin game. Namun sekarang perangkat tersebut adalah sebuah pusat hiburan. Setidaknya, itu yang telah terjadi di beberapa negara, terutama di Amerika Serikat.

Hal tersebut mendorong Microsoft untuk mengembangkan perusahaan bernama Xbox Entertainment Studio di Santa Monica, AS. Studio itu dikepalai mantan eksekutif stasiun TV CBS, Nancy Tellem.

Dalam wawancara dengan Peter Kafka, dari All Things D, Tellem mengatakan tim-nya sedang mengembangkan konten televisi namun dengan pendekatan berbeda.

Pendekatan yang dimaksud adalah hiburan interaktif. Tellem mencontohkan, dalam sebuah siaran langsung, beberapa teman bisa "nonton bareng" tanpa berada di lokasi yang sama, lalu saling berinteraksi lewat "layar kedua".

Strategi ini dikatakan akan mengandalkan teknologi yang selama ini dimanfaatkan untuk game. Termasuk Kinect (untuk sensor gerak) dan SmartGlass (untuk menampilkan konten dari Xbox 360 ke layar besar).

Pergeseran

Langkah ini dilakukan Microsoft seiring bergesernya pengguna konsol mereka. Dari sebelumnya didominasi pria, pengguna Xbox 360 saat ini 38 persennya adalah perempuan. Pengguna Xbox juga makin dewasa, dengan 51 persen di antaranya telah memiliki anak.

Diperkirakan saat ini ada 76 juta pengguna Xbox di dunia. Dan banyak di antara mereka, menurut Yusuf Mehdi, Senior VP Interactive Entertainment, Microsoft, menggunakan Xbox untuk menonton, bukan nge-game.

Jumlah pelanggan Xbox Live, layanan online Xbox, mencapai 46 juta akun di seluruh dunia. Di layanan itu, selain game terdapat juga berbagai konten hiburan.

Saat ini Microsoft dirumorkan sedang menyiapkan perangkat penerus bernama Xbox 720. Salah satu rumor mengatakan, konsol game itu akan mencakup Kinect sebagai aksesoris wajib (bukan hanya tambahan seperti saat ini).

Inilah Tampilan Office 2013


Microsoft akhirnya resmi melepas software perkantoran Office 2013 ke pasar global pada Selasa (29/1/2013).

Microsoft melakukan perubahan pada tampilan antarmuka Office 2013. Desainnya terlihat lebih bersih, lebih modern, dan mengadopsi tampilan Windows 8 yang terkenal dengan unsur kotak-kotak. Office 2013 juga dimaksimalkan untuk navigasi layar sentuh.

Untuk Word dan Excel, pilihan menu dan fitur yang berada di bagian atas, atau yang biasa disebut Ribbon (pita), sekilas tak mengalami perubahan signifikan jika dibandingkan dengan Office 2010. Perubahan besar terjadi pada susunan menu di PowerPoint.

Berikut adalah tampilan antarmuka software Office 2013:

Word 
Excel
PowerPoint

OneNote
Satu lisensi Office 2013 hanya boleh digunakan untuk satu komputer pribadi. Office 2013 dapat dimiliki dengan membayar satu kali di awal, tak perlu berlangganan per bulan ataupun per tahun seperti Office 365 yang memberi tambahan layanan cloud dan video call Skype.

Microsoft merilis Office 2013 dalam 3 edisi. Edisi Professional adalah yang tertinggi, dengan layanan aplikasi terlengkap. Untuk mengetahui lebih lanjut soal perbedaan di setiap edisi Office 2013, simak perbedaannya berikut ini.

1. Office Home and Student 2013, termasuk aplikasi Word, Excel, PowerPoint, dan OneNote. Harganya 139,99 dollar AS.

2. Office Home and Business 2013. Di dalamnya mencakup semua layanan di edisi Home and Student 2013 ditambah Outlook. Edisi ini bisa didapat dengan harga 219,99 dollar AS.

3. Office Professional 2013 dibanderol dengan harga 399,99 dollar AS dan menyajikan semua aplikasi yang ada di edisi Home and Business 2013, ditambah Access dan Publisher.